Cara Mengobati, Penyebab dan Gejala Asam Urat

Apa itu Penyakit Asam Urat?

asam-urat-1Asam urat dulunya lebih banyak menyerang mereka yang telah berusia lanjut, namun belakangan ini seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola makan, sudah cukup banyak keluhan asam urat yang dirasakan oleh mereka yang masih berusia produktif (30-40 tahun).  Asam urat adalah sisa-sisa metabolisme tubuh berupa zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi berupa mahluk hidup seperti seafood (hewan laut), unggas (ayam, bebek), sapi atau kambing.

Mahluk hidup yang didalam tubuhnya mengandung purin secara alami akan masuk kedalam tubuh pada saat kita konsumsi, dan akan dikeluarkan melalui urin atau kotoran (fases). Namun bila zat purin di dalam tubuh terlalu berlebihan dan ginjal tidak mampu lagi mengeluarkannya maka akan bertumpuk pada persendian dan membentuk kristal-kristal yang akan menyebabkan bengkak dan peradangan. Persendian yang mengalami nyeri dan rasa sakit inilah yang disebut dengan asam urat atau gout.

Berikut ini beberapa gejala asam urat yang sebaiknya Anda kenali sejak dini agar bisa melakukan tindakan yang cepat dan tepat untuk mengatasinya, diantaranya adalah :

  • Awalnya akan terasa ngilu, kesemutan, nyeri dan linu pada bagian persendian terutama pada bagian jari-jari kaki dan tangan.
  • Rasa nyeri dan sakit pada persendian akan lebih terasa pada pagi hari saat bangun tidur dan malam hari.
  • Rasa nyeri dan sakit terkadang datang dan pergi (berulang-ulang), namun bila rasa nyeri tersebut datang rasanya sakit luar biasa, bahkan terkadang membuat penderitanya sulit untuk bergerak.
  • Persendian pada bagian kaki, tangan, tumit, lutut, dan siku merupakan bagian tubuh yang paling sering terserang rasa nyeri dan sakit
  • Pada kondisi kronis, persendian yang mengalami asam urat akan membengkak dan kemerahan, hal ini pertanda bahwa persendian sudah meradang.

Fakta dan Mitos Seputar Asam Urat

Penyakit asam urat sudah sejak dulu ada, dan ada beberapa mitos (belum tentu benar) dan fakta yang sejak sampai sekarang masih dipercaya oleh sebagian besar masyaratat, diantaranya :

  1. Mitos : Penyakit asam urat adalah penyakit keturunan
    Fakta : meskipun faktor genetik turut mempengaruhi kecenderungan kondisi kesehatan seseorang, namun asam urat tidak secara langsung dapat diturunkan pada anak, tergantung pola makan dan gaya hidup
  1. Mitos : Asam urat adalah penyakit orang tua
    Fakta : Saat ini sudah banyak orang yang masih berusia produktif (30-40 tahun) bahkan remaja gejala asam urat dan sebaliknya ada cukup banyak orang tua yang tidak menderita asam urat.
  1. Mitos : Sendal dengan benjolan-benjolan yang dipercaya memijat titik-titik tertentu pada telapak kaki dapat meringankan penyakti asam urat
    Fakta : Belum ada fakta ilmiah yang dapat membuktikan bahwa benjolan-benjolan pada sandal dapat meringankan penyakit asam urat, bahkan perlu Anda waspadai karena pada kondisi tertentu (meradang) justru beresiko memperburuk kondisi penderita.
  1. Mitos : Penyakit asam urat bukanlah penyakit serius, dan bisa diobati dengan meminum obat pereda rasa sakit atau di pijat.
    Fakta : kenyataannnya bila tidak ditangani dengan cepat dan benar dapat mengakibatkan kecacatan permanen, bahkan dapat membahayakan nyawa penderitanya.

Penyebab dan Makanan yang Memicu Penyakit Asam Urat

Berikut ini beberapa penyebab asam urat, yaitu :

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat purin secara berlebihan
  • Organ ginjal tidak mampu lagi membuang zat purin yang terdapat didalam tubuh karena terlalu banyak, atau penderita mengalami masalah dengan fungsi ginjal
  • Kadar asam urat pada darah meningkat, sehingga menyebabkan bagian persendian terasa nyeri, panas dan meradang.

Untuk menghindari berbagai pemicu penyakit asam urat, maka perlu mengatur pola makan dan menghindari beberapa makanan dan minuman yang mengandung banyak purin, diantaranya adalah :

  • Jeroan
    Jeroan hewan seperti otak, hati, paru, ampela, limpa, ginjal, lidah dan usus yang diolah menjadi makanan rasanya sangat enak dan sebenarnya juga mengandung nutrisi dan gizi, namun kandungan zat purinnya juga tinggi, sehingga sebaiknya dihindari.
  • Seafood (Makanan yang berasal dari laut)
    Hampir sebagian besar makanan yang berasal dari laut seperti cumi-cumi, udang, ikan teri, makarel, sarden, kerang, kepiting, tiram, dan lobster mengandung zat purin yang tinggi, sehingga porsinya perlu diatur agar tidak berlebihan.
  • Daging Merah
    Kandungan purin yang tinggi terdapat juga pada daging merah yang berasal dari hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, kuda, bebek, dan ayam. Jadi sebaiknya dikonsumsi sekali-sekali saja.
  • Makanan olahan
    Makanan yang telah diolah oleh pabrik seperti abon, dendeng, kornet sapi dan ikan kaleng sebaiknya dihindari karena kandungan purin didalamnya tetap tinggi.
  • Kacang-kacangan
    Meskipun kacang-kacangan merupakan sumber nabati namun ternyata juga mengandung purin yang tinggi. beberapa jenis kacang seperti kacang mete, kacang tanah, kacang hijau dan tauge sebaiknya diatur porsinya.
  • Minuman bersoda dan beralkohol
    Selain makanan ternyata ada juga beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari karena dapat menjadi penyebab asam urat, yaitu : minuman beralkohol seperti  bir, wine ataupun arak. Selain itu minuman ringan bersoda juga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat.

4 Tumbuhan Herbal yang Mampu Mengobati Asam Uratpenyebab-asam-urat

Meskipun ada banyak obat asam urat yang beredar dipasaran dan menjanjikan kesembuhan seketika, namun sebaiknya Anda menghindari obat-obatan yang mengandung zat kimiawi agar terhindar dari efek samping negatif. Sebaiknya lebih memilih obat herbal alami yang berasal dari tanaman herbal yang terbukti berkhasiat mampu mengatasi penyakit asam urat.

Berikut ini 4 tanaman herbal yang efektif mengatasi penyakit asam urat, yaitu :

  1. Jahe
    Selain digunakan sebagai rempah makanan, ternyata jahe juga memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit termasuk asam urat. Mengkonsumsi jahe baik diminum ekstraknya atau dijadikan sop secara rutin dapat melancarkan peredaran darah, pernapasan serta pencernaan, sehingga dapat membantu mengatasi asam urat.
  1. Bunga Rosela
    Bunga Rosela kaya akan vitamin C, protein esensial dan asam amino arginina yang berkhasiat mempercepat proses regenerasi sel-sel dan jaringan tubuh, sehingga dapat membantu mempercepat meredakan rasa nyeri akibat asam urat. Untuk membuatnya caranya sangat mudah, yaitu :
  • Siapkan 5-6 bunga Rosela kering, setelah itu cuci sampai bersiih

  • Setelah itu masukkan ke dalam gelas, dan tuangkan air panas sebanyak 200-250 cc

  • Tunggu sampai suhu air menurun, agar ramuan lebih enak, tambahkan 1 sendok makan madu

  1. Daun Sambiloto
    Daun Sambiloto yang di India disebut “Kayu Mas” ini sangat ampun mengobati penyakit asam urat. Selain harganya yang terjangkau cara membuatnya juga sangat mudah, cukup diseduh dengan air panas, setelah itu bisa langsung diminum. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya rutin diminum selama 1 bulan.
  1. Daun Salam
    Kandungan falvonoid di dalam daun salam berkhasiat untuk mengatasi asam urat dan menjadi anti-oksidan alami tubuh, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. cara mengkonsuminya sangat mudah, cukup ambil 5-6 daun salam, bersihkan, rebus dengan 3-4 gelas air, biarkan sampai tersisa separuhnya, setelah itu biarkan suhunya menurun, saring dan minumlah bersama madu agar rasanya lebih manis.

Asam urat merupakan penyakit yang hampir 80% disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, maka jalan terbaik untuk menghindarinya adalah menghindari makanan pemicu asam urat dan menjalankan gaya hidup yang sehat. Namun bila sudah merasakan gejala asam urat, ada baiknya bila mulai mengkonsumsi ramuan herbal alami untuk mengatasinya, dari pada mengkonsumsi obat-obatan kimiawi yang dapat menyebakan efek samping dan komplikasi.

Semoga uraian diatas dapat memberikan tambahan informasi yang bermanfaat, terutama  bagi anda yang sedang mencari informasi tentang asam urat.