7 Rahasia Manfaat Daun Sambiloto untuk Kesehatan

Daun Sambiloto, Bentuk & Kegunaannya ?

Daun SambilotoSambiloto adalah salah satu tanaman herbal Indonesia yang sangat terkenal. Meskipun termasuk tumbuhan liar yang mudah ditemui di tepi sungai, halaman rumah, atau tanah yang lembab, namun ternyata tanaman ini mempunyai khasiat ajaib yang tidak semua orang mengetahuinya.

Sejak jaman dahulu kala, nenek moyang kita sudah sering menggunakan daun sambiloto sebagai bahan obat untuk menyembuhkan berbagai keluhan kesehatan. Namun, saat itu, khasiat dari tanaman ini hanya diketahui di kalangan terbatas, seperti keraton. Bukti bahwa tanaman ini sudah digunakan sejak jaman dahulu adalah dengan disebutkannya nama tanaman ini dan manfaatnya dalam kitab Jawa Kuno Niticastra yang ditulis pada abad ke-13. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, kini para ilmuwan semakin mengakui tentang hal tersebut.

Ciri-ciri Tanaman Sambiloto

Tanaman yang diduga berasal dari Asia tropika ini menyebar di India dan terus meluas. Tanaman ini menyebar ke selatan hingga Siam, sedangkan ke timur hingga Semenanjung Malaya dan Jawa. Tanaman sambiloto masuk dalam spesies Andrographis paniculata Nees.

Mungkin, ada beberapa orang yang belum pernah melihat tanaman yang masuk dalam subkingdom Tracheobionta atau tumbuhan berpembuluh ini. Atau, sering melihatnya namun tidak mengetahui namanya. Lalu, bagaimana ciri-ciri dari tanaman dengan genus Andrographis ini?

  1. Tinggi tanaman sambiloto bisa mencapai 90 cm.
  2. Batangnya yang berbentuk segi empat mempunyai cabang banyak.

Karena menghasilkan bunga, tanaman sambiloto masuk dala divisi Magnoliophyta (tumbuhan berbunga). Bunga dari tanaman ini berwarna putih atau ungu dan tumbuh di ketiak daun. Sedangkan, daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Bagian tepi dari daun tunggal ini rata, tidak runcing-runcing.

Tanaman yang mempunyai subkelas Asteridae dan ordo Scrophulariales ini mempunyai buah dengan panjang 1,5 cm yang berisi dua rongga dengan 3–7 biji. Karena buahnya menghasilkan biji dan berkeping dua, maka tanaman yang mempunyai family Acanthaceae ini masuk dalam super divisi Spermatophyta (menghasilkan biji) dan kelas Magnoliopsida (tanaman berkeping dua/dikotil).

Untuk ciri – ciri & Manfaat Tanaman Herbal Lain, Klik Disini :

Daun Binahong

Daun Insulin

Daun Tempuyung

Tanaman Sambiloto

Kandungan tanaman & daun sambiloto

Tanaman sambiloto mengandung beberapa senyawa aktif, antara lain deoksiandrografolid, homoandrografolid, didehidroandrografolid, andrografolid, dan beberapa senyawa aktif lainnya. Kandungan flavonoid yang ada di dalamnya berguna untuk menghancurkan adanya penggumpalan darah. Sedangkan, minyak asiri yang ada berfungsi sebagai antiradang. Sementara itu, kalium berguna untuk meningkatkan dan membantu mengeluarkan urine.

Dari banyaknya kandungan yang ada di dalamnya tersebut menyebabkan tanaman ini dapat digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan seperti radang, demam, disentri, darah tinggi, kencing manis, dan tifus dapat diatasi dengan mudah menggunakan daun sambiloto. Apakah hanya itu saja khasiat dari sambiloto? Tentu tidak! Masih banyak gangguan kesehatan lain yang bisa diatasi daun ini.

Seluruh bagian dari tanaman ini bisa digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Namun, daunnya lah yang paling sering digunakan. Untuk lebih jelasnya mengenai manfaat dan khasiat dari tanaman sambiloto ini bagi kesehatan, simak uraian pada subbab selanjutnya ini.

Khasiat Daun Sambiloto untuk menyembuhkan Penyakit

Dari banyaknya manfaat sambiloto dalam menyembuhkan penyakit, berikut ini beberapa di antaranya disertai ramuan yang harus disiapkan.

  1. Mengobati Malaria
    Mungkin banyak obat mahal yang bisa untuk menyembuhkan penyakit malaria. Namun, sebenarnya kamu bisa mengobati penyakit ini tanpa harus mengeluarkan biaya mahal, yaitu dengan menggunakan daun sambiloto. Caranya, rebus satu genggam daun sambiloto hingga mendidih dalam 4 gelas air. Tunggu hingga tersisa 2 gelas dan minum dalam kondisi hangat. Lakukan secara teratur 3 kali sehari masing-masing setengah gelas.
  2. Membantu menurunkan gula darah
    Siapa pun tentu tidak ingin menderita kencing manis. Pada umumnya, kencing manis lebih dikenal dengan istilah diabetes. Namun, apabila penyakit ini sudah telanjur menyerang badan, maka mengatasinya sejak dini jelas merupakan langkah paling tepat. Untuk membantu mengatasi penyakit ini, kamu bisa menggunakan daun sambiloto. Caranya, rebus 1/2 genggam daun sambiloto setelah dicuci bersih. Gunakan air sebanyak 3 gelas dan tunggu hingga tersisa 2 lebih seperempat gelas. Setelah dingin, minumlah air rebusan tersebut setelah terlebih dahulu disaring. Minumlah secara teratur 3 kali sehari.
  3. Mengatasi Sakit Kepal
    Siapa pun pasti pernah merasakan sakit kepala. Meskipun berbagai obat sudah dikonsumsi, terkadang sakit tidak juga menghilang. Cobalah untuk menggunakan daun sambiloto untuk menyembuhkannya. Caranya, keringkan daun sambiloto dan tumbuk hingga menjadi bubuk. Ambil 1 gram bubuk bahan ini dan seduh dengan air panas. Minum ramuan tersebut sekaligus setelah dingin. Kamu bisa melakukannya 3–4 kali dalam sehari sampai rasa sakit di kepala hilang.
  4. Mengatasi Demam
    Demam bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak, orang dewasa, maupun orang tua. Sebenarnya mudah untuk menyembuhkan demam. Kamu tinggal menyiapkan satu genggam daun sambiloto segar, kemudian dicuci dan ditumbuk. Hasil tumbukan ini kemudian dikompreskan di bagian badan yang panas. Sebagai pengobatan dari dalam, hasil tumbukan tadi diperas dan disaring setelah ditambah 1/2 gelas air bersih. Minum hasil perasan air sambiloto tersebut secara teratur.
  5. Menyembuhkan Sakit Gigi
    Sakit gigi tentu menjadi siksaan tersendiri bagi yang mengalaminya. Bahkan, saking tersiksanya, suasana lingkungan yang berisik bisa memancing amarah si penderita. Padahal, sebenarnya sakit gigi ini bisa disembuhkan dengan mudah. Caranya, rebus 9–15 gram daun sambiloto segar yang sudah dicuci bersih. Gunakan 3 gelas untuk merebusnya hingga hanya tersisa 1 gelas. Minumlah air rebusan tersebut dengan terlebih dahulu disaring. Minumlah 1/2 gelas saja secara teratur dua kali sehari. Lakukan hingga sakit gigi mereda.
  6. Mengatasi Penyakit Tifus
    Penyakit tifus biasanya disebabkan badan yang kecapekan, sedangkan daya tahan sedang mengalami penurunan. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan daun sambiloto dan meramunya. Caranya, rebus 10–15 lembar daun sambiloto segar setelah dicuci bersih. Gunakan air sebanyak 2 gelas hingga hanya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum sekaligus 1 kali sehari. Minumlah secara teratur agar penyembuhan tifus menjadi lebih cepat.
  7. Mengobati Luka Akibat Gigitan Ular Berbisa atau Sengatan Serangga
    Pada saat kamu terkena gigitan ular atau sengatan serangga berbisa, tidak perlu panik. Segera atasi dengan daun sambiloto. Caranya, cuci bersih beberapa daun sambiloto, kemudian kunyahlah. Airnya silakan ditelan, sedangkan ampasnya dioleskan pada bagian yang luka.

Daun Kecil dengan Sejuta Kegunaan

Meskipun banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari daun sambiloto, namuan kamu tidak bisa asal mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Sebab, ramuan yang terbuat dari daun sambiloto ini mempunyai efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau tidak sesuai dosis, seperti sakit kepala, muntah, berkurangnya nafsu makan, dan diare. Ibu yang sedang hamil juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya, karena dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran. Penelitian mengenai Daun sambiloto Klik Disini dan Wikipedia

Apakah hanya itu saja manfaat dari daun sambiloto? Tentu saja. Masih ada banyak lagi penyakit yang dapat diatasi dengan daun sakti ini. Sebut saja penyakit kanker, tekanan darah, gatal-gatal, hepatitis, infeksi saluran empedu, mengatasi flek hitam di kulit, dan masih banyak lagi bisa diatasi dengan mudah menggunakan daun sambiloto.

Dari uraian di atas, jelaslah bahwa daun sambiloto memiliki banyak banget manfaat bagi kesehatan manusia. Berbagai penyakit dapat diatasinya, mulai dari penyakit ringan hingga berat seperti kanker. Meskipun bentuknya kecil dan mungkin tidak semua orang mengenalnya, tanaman ini telah membuktikan diri menjadi obat herbal canggih tanpa harus menggunakan obat kimia.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.