Kenali 7 Gejala Kolesterol Tinggi dan Penyebabnya

Kenali 7 Gejala Kolesterol Tinggi dan Penyebabnya

Kenali 7 Gejala Kolesterol Tinggi dan PenyebabnyaKesehatan seseorang tentunya bernilai sangat tinggi, sehingga seharusnya dijaga sebelum terlambat. Beberapa penyakit yang menyerang bahkan tidak hanya terjadi pada dewasa, namun juga anak-anak. Namun tahukah bahwa kita seringkali salah kaprah akan beberapa penyakit? Salah satu penyakit yang seringkali disalahartikan yakni kolesterol.

Tak sedikit rupanya yang sering beranggapan bahwa kolesterol adalah salah satu penyakit paling membahayakan serta menjadi musuh untuk tubuh. Lalu, kolesterol juga kerap dikaitkan dengan beberapa jenis penyakit, seperti jantung dan stroke. Dan sayangnya, masalah yang berkaitan dengan kolesterol ini rupanya juga dapat menyerang anak-anak, meski pada umumnya baru berdampak ketika seseorang menjajaki usia menopause.

Mengenali Ciri-ciri Terkena Kolesterol Tinggi

  • Sakit pada bagian kaki dan tangan
    Seseorang dengan kadar kolesterol tinggi akan mengalami sakit pada bagian kaki dan tangan. Rasa sakit di sini lebih menjurus ke rasa tak nyaman, lantas terasa nyeri luar biasa di saat mengangkat benda, sehingga akhirnya sulit digerakkan. Pada orang yang menjajaki usia menopause biasanya juga akan merasakan panas serta kesemutan di bagian kaki serta tangan. Hal ini merupakan salah satu pertanda bahwa kadar kolesterol sudah tinggi sehingga menjadi salah satu penyebab mengapa aliran darah di bagian tangan serta kaki menjadi tak lancar.
  • Nyeri pada bagian dada
    Di saat kadar kolesterol sudah tinggi, hal ini menjadikan lemak menumpuk pada bagian arteri. Karena itulah kemudian aliran darah yang menuju jantung menjadi tak lancar, sehingga menimbulkan rasa nyeri ppada bagian dada. Sayangnya, kerap kita mengira ini hanya salah satu dampak dari terlalu lelah.
  • Tubuh terasa sangat lelah
    Tubuh yang kelelahan teramat sangat memang bisa terjadi pada orang yang rupanya memiliki kandungan kolesterol cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh aliran darah yang tak cukup serta kadar oksigen di dalamnya sangat rendah. Hingga akhirnya, berbagai organ di dalam tubuh kemudian seakan-akan dipaksa untuk melakukan metabolisme dengan keras.
  • Sering merasakan nyeri di bagian leher serta punggung
    Adanya nyeri di bagian leher dan juga punggung termasuk salah satu ciri-ciri bahwa kadar kolesterol dalam diri seseorang cukup tinggi. Ini disebabkan oleh adanya penyempitan di bagian pembuluh darah. Rasa sakit ini berupa rasa tak nyaman di bagian leher, terasa kaku, dan bahkan sangat sakit. Hal lain yang menjadi penyebab gejala ini yakni karena kurangnya aliran darah ke otak.
  • Sakit kepala
    Sakit pada bagian kepala dimiliki oleh beberapa gejala penyakit dan salah satunya yakni penderita kolesterol tinggi. Hal ini disebabkan oleh kemungkinan bahwa tekanan darah pada diri seseorang memasuki angka yang sangat tinggi. Aliran darah yang terlampau kencang saat melewati arteri rupanya juga dapat menyebabkan adanya sumbatan plak bocor atau bahkan pecah. Apabila terjadi pada bagian otak, maka bisa saja menjadi salah satu faktor dalam merusak pembuluh darah.
  • Sering mual dan ingin muntah
    Saat kadar kolesterol mencapai angka yang tinggi, hal ini juga bisa menjadi penyebab mengapa saluran pencernaan lantas mengalami gangguan. Rasa mual serta muntah terjadi dikarenakan tubuh sedang tak bisa menerima makanan yang masuk dengan baik. Gejala satu ini akan kian memburuk bilamana sudah muncul gejalan lainnya, seperti sakit di kepala atau napsu makan lantas menurun. Penderita bisa mengalami pingsan atau kehilangan kesadaran bila hal ini sudah sampai terjadi.
  • Otot kaki melemah
    Pada penderita yang mempunyai kadar kolesterol tinggi, pada bagian otot kaki biasanya menjadi sangat lemah. Ini terjadi dikarenakan aliran darah yang tak cukup pada bagian arteri. Kondisi ini dapat menyebabkan seringkali terjatuh atau bahkan yang terburuk yakni stroke.
  • Emosi menjadi tak stabil
    Keluhan yang sering dirasakan yakni emosi yang menjadi tak stabil. Para penderita kolesterol tinggi rupanya tak jarang mengalami hal ini. Yang dirasakan hanya menjadi lebih mudah marah walaupun penyebabnya hanya hal sepele atau kecil. Penyebab utama dari hal ini yakni dikarenakan adanya gangguan pada aliran dara, sehingga tubuh menjadi terasa tak nyaman. Gejala lain seperti sakit kepala juga menjadi salah satu penyebab munculnya gejala ini.

Mitos dan Fakta Seputar Kolesterol

Banyak mitos serta fakta yang merebak seputar kolesterol dan seringkali membuat tak sedikit di antara kita menjadi salah kaprah. Hal pertama yang perlu kita ketahui yakni merupakan pengertian dari kolesterol itu sendiri. Sebenarnya, kolesterol adalah lemak yang ada di dalam tubuh manusia, yang diproduksi oleh salah satu organ, yakni hati.

Ada dua jenis kolesterol yang kita perlu tahu, yakni kolesterol buruk atau jahat (Low Density Lipoprotein (LDL)) dan kolesterol yang baik (High Density Lipoprotein (HDL)). LDL merupakan kolesterol yang nantinya mengakibatnya pengendapan di bagian arteri sehingga memicu adanya penyakit jantung ataupun stroke. Sedangkan HDL ialah kolesterol yang tak mengendap di pembuluh arteri serta memiliki fungsi untuk melindungi pembuluh darah.

Mitos seputar kolesterol, yakni bila angka kolesterol normal, maka kita tak punya resiko stroke ataupun mendapat serangan jantung. Namun fakta yang ada, walaupun kolesterol normal, namun bilamana LDL tinggi atau HDL rendah, hal ini menjadi pemicu mengapa seseorang mengalami stroke atau penyakit jantung.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab utama mengapa kadar kolesterol seseorang tinggi. Salah satunya yakni gaya hidup. Di bawah ini, merupakan beberapa poin yang dapat dimasukkan ke dalam poin ‘gaya hidup tak sehat’ dan memiliki resiki dalam memicu tingginya angka kolesterol yang buruk bagi tubuh:

  • Kebiasaan mengonsumsi makanan tak sehat
    Hal ini mempunyai pengaruh paling besar terhadap angka kolesterol di dalam darah. Kadar lemak jenuh merupakan hal paling ‘jahat’ yang harus kita batasi saat mengonsumsinya. Beberapa di antaranya yakni seperti jeroan, daging kambing, daging bebek beserta kulitnya, kulit ayam, kerang, cumi, udang, serta santan.
  • Kurangnya minat dalam berolahraga atau enggan melakukan kegiatan fisik
  • Merokok
    Sebab, pada rokok ternyata ditemukan adanya zat kimia bernama akrolein. Zat inilah yang lantas menghentikan HDL dalam mengangkut timbunan lemak dari tubuh untuk dibuang. Akibatnya yang terjadi yakni adanya penyempitan arteri.
  • Kebiasaan mengonsumsi minuman keras terlalu banyak

Jangan Makan Ini Untuk Kolesterol Tinggi!Penyebab kolesterol

Bukanlah hal yang baru lagi bilamana kita menderita satu penyakit lantas memiliki pantangan mengonsumsi beberapa jenis makanan. Berikut adalah beberapa daftar jenis makanan yang lebih baik tak dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi:

  • Gorengan serta mentega
  • Susu dengan lemak tinggi, sosis atau keju
  • Lemak pada sapi dan kambing, serta daging sapi yang berlemak, juga otak sapi
  • Kerang, udang, belut, kepiting, cumi-cumi, dan siput
  • Kuning telur dan telur puyuh

Cara Menyembuhkan Kolesterol Secara Alami

Selain menjaga pola makan, rupanya angka kolesterol juga dapat kita kontrol dengan mengonsumsi makanan di bawah ini:

  • Tomat, jambu, pepaya, atau semangka
    Buah-buahan ini mengandung likopen dan senyawa inilah yang mencegah munculnya stroke serta serangan jantung
  • Delima
    Karena mengandung polifenol, maka buah ini bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol yang buruk bagi tubuh
  • Almond
    Jenis kacang-kacangan satu ini kaya akan lemak tak jenuh dan membantu penderita meningkatkan HDL guna menurunkan LDL. Lalu, rupanya lemak yang terkandung dalam jenis kacang ini bermanfaat dalam penguraian LDL.
  • Minyak zaitun
    Sama seperti kacang almond, rupanya minyak zaitun juga mempunyai kandungan yang berguna dalam menurunkan kadar LDL. Setidaknya konsumsi 2 sendok makan minyak zaitun tiap harinya yang bisa kita campurkan ke santapan kita.

Oleh karena itu, perlu diperhatikan dan diketahui apa-apa saja gejala dari munculnya penyakit kolesterol tinggi. Sebab, tentunya lebih baik menghindari munculnya penyakit daripada mengobati. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca dan mengikuti artikel ini. Semoga bermanfaat. Jagalah terus kesehatan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.