Gejala dan Penyebab Asma

Gejala Asma

Gejala dan Penyebab AsmaAsma merupakan penyakit yang terkait dengan saluran pernapasan. Gejala penyakit ini adalah   meradang dan menyempitnya saluran pernapasan sehingga menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Penyakit ini biasa disertai gejala lain seperti batuk, mengi (suara ngik-ngik saat bernapas), dan nyeri di dada.

Asma termasuk  golongan penyakit jangka panjang. Penyakit ini bisa dimiliki oleh siapa saja, baik yang masih muda maupun yang tua. Gejala ini biasanya memburuk saat udara dingin atau saat merespon kegiatan olah raga. Oleh karena itu, penyakit ini sering terjadi saat malam atau pagi hari.

Orang yang mempunyai penyakit ini memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif jika dibandingkan dengan kondisi ini. Saat paru-paru mengalami iritasi karena suatu pemicu, otot-otot saluran pernapasan akan menjadi kaku lalu saluran tersebut akan menyempit. Di samping itu, akan terjadi peningkatan produksi dahak yang membuat penderita kesulitan bernapas.

Mitos dan Fakta tentang Asma

Di dalam masyarakat, banyak sekali informasi yang beredar tentang penyakit ini. Beberapa hal memang fakta tetapi beberapa hal lain hanya mitos atau tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Beberapa mitos yang ada di masyarakat terkait asma adalah sebagai berikut.

  • Asma adalah penyakit keturunan
    Sebagian besar penyakit asma adalah genetis atau bersifat menurun. Orangtua yang memiliki asma sering memiliki anak yang juga menderita penyakit ini. Akan tetapi memang tidak selalu demikian. Ada orangtua yang menderita asma tapi memiliki anak yang tidak menderita asma dan sebaliknya. Bisa juga penyakit itu tidak menurun kepada anaknya tetapi menurun ke lintas generasi seperti kepada cucunya.Asma adalah salah satu bentuk alergi. Sifat alergi dari orang tua yang diturunkan kepada anaknya perwujudannya tidak mesti sama. Wujudnya macam-macam misalnya alergi makanan atau alergi obat. Maka yang diturunkan kepada anaknya adalah alerginya bukan penyakit asmanya. Selain itu, kebanyakan asma muncul sejak kecil. Jika ada asma yang muncul ketika dewasa, biasanya disebabkan oleh kebiasaan misalnya merokok.
  • Asma tidak bisa disembuhkan
    Asma adalah penyakit yang dipicu oleh adanya kelainan patologis genetis. Artinya sifat alergi pada asma akan menetap. Oleh sebab itu, orang yang menderita asma tidak bisa sembuh secara total. Akan tetapi, penderita asma dapat terkontrol, hidup dan aktivitasnya bisa dijalani layaknya orang lain dan dalam jangka waktu yang lama. Gejala yang timbul dari asma bisa dikontrol dengan obat sehingga jika gejalanya bisa diatasi, penderita asma bisa beraktivitas secara normal.Bila suatu saat ada pemicu dan kondisinya tidak terkontrol, bisa saja terkena kembali. Oleh karena itu, ada baiknya penderita asma perlu menghindari pemicu penyakit ini baik dari luar maupun dari dalam tubuh, misalna udara dingin, asap, stress, dan sebagainya.
  • Obat semprot/ hirup lebih berbahaya jika dibandingkan obat minum
    Dibandingkan obat minum, obat hirup/ semprot memang memberikan efek yang lebih cepat.  Hal ini dikarenakan obat hirup atau semprot masuk lewat saluran pernapasan sehingga langsung efektif bekerja. Sementara itu, obat minum harus melalui saluran pencernaan dahulu baru kemudian menuju saluran pernapasan. Jika dilihat dari takaran atau dosisnya, obat semprot/ hirup memang jauh lebih besar angkanya jika dibandingkan dengan obat minum. Akan tetapi, hal itu sebenarnya bukan patokan karena satuan keduanya berbeda. Obat minum satuannya adalah miligram, sedangkan obat hirup satuannya adalah  mikrogram. Dengan demikian obat minum dosisnya jauh lebih tinggi daripada obat hirup.

Selain itu, obat asma suntik atau minum justru kadang menimbulkan efek samping misalnya keroposnya tulang atau penyakit gula.  Sementara dengan obat hirup efek samping seperti itu bisa dihindari dan obatnya bisa terkonsentrasi langsung ke saluran pernapasan.

Penyebab Asmaasma

Penyebab asma belum dapat diketahui secara pasti. Penyakit ini disebabkan oleh kombinasi rumit antara genetika dan  interaksi lingkungan. Akan tetapi ada beberapa hal yang disinyalir menjadi  pemicu. Misalnya, debu, asap rokok, infeksi virus, paparan zat kimia, bulu binatang, udara dingin, atau aktivitas fisik seperti olah raga. Selain itu bisa juga disebabkan oleh alergi obat, alergi makanan, Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau saat di mana asam lambung naik ke tenggorokan. tekanan psikologis atau stress.

Makanan/ Minuman Pemicu Asma

Asma bisa timbul karena alergi terhadap makanan atau minuman tertentu. Makanan atau minuman apa yang sebaiknya dihindari oleh penderita ini?

Asma adalah penyakit yang bersifat individual. Pemicu alerginya berbeda-beda antara setiap orang. Susu, cokelat, udang, atau yang lain  bisa menjadi pemicu, tergantung alergi yang dimiliki oleh penderita asma.  Pasien sebisa mungkin  harus mengenali makanan atau minuman apa saja yang bisa  menjadi pemicu penyakitnya.

Herbal untuk Obat Asma

Saat ini sudah banyak obat kimia yang digunakan untuk meredakan asma. Akan tetapi tidak ada salahnya jika Anda menggunakan obat-obatan herbal atau alami yang bisa membantu Anda meringankan gejala asma. Jika ingin mengombinasikan obat kimia dengan herbal, sebaiknya berhati-hati agar tidak menimbulkan efek yang diinginkan.

Berikut ini adalah beberapa bahan alami/ herbal yang bisa

  1. Bunga Kenanga Kering
    Salah satu obat alami penyakit ini adalah bunga kenanga. Cara membuatnya tidak sulit. Pertama, sediakan terlebih dahulu bunga kenanga kering sebanyak tiga kuntum. Rebus menggunakan 200 cc air. Kemudian, tutup rapat wadahnya. Minum airnya secara sekaligus setelah airnya agak dingin.Agar hasil lebih maksimal, minumlah obat herbal ini secara teratur setiap hari.
  1. Madu
    Madu berguna untuk mengencerkan lendir atau dahak yang menyumbat saluran napas sehingga dapat dikeluarkan. Madu bisa dicampur dengan air putih yang hangat. Jangan dicampur dengan air panas karena akan merusak nutrisi yang ada dalam madu. Jangan pula menggunakan air dingin karena hal itu bisa membuat pernapasan menjadi lebih buruk.Campur madu dengan 2 hingga 3 sendok air hangat lalu diminum. Agar lebih berkhasiat, tambahkan bubuk kayu manis ½ sendok teh atau bubuk kunyit ¼ sendok teh. Jika tidak ada yang halus bisa juga dicampur dengan kunyit yang dipotong-potong atau ditumbuk halus.
  1. Jahe
    Jahe adalah salah satu rimpang yang terkenal memiliki kemampuan untuk menghangatkan badan. Selain itu ternyata bisa juga untuk mengobati asma.

Asma merupakan penyakit yang disebabkan karena meradangnya saluran napas bawah. Jahe bisa mengatasi peradangan tersebut. Jahe bersama dengan madu merupakan kombinasi yang bagus karena akan mempercepat redanya gejala asma. Jahe akan mengatasi peradangan dengan menghentikan pertambahan lendir sementara itu madu membuat lendir menjadi encer sehingga bisa keluar.

Jahe bisa digunakan dengan cara ditumbuk ataupun dipotong-potong. Setelah itu bisa disatukan dengan campuran madu.

Demikian tadi beberapa hal terkait dengan penyakit asma seperti gejala, penyebab, serta obat untuk meredakan asma. Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.